Gelembung Radiasi di Bima Sakti


Saya baru saja membaca sebuah temuan dari NASA tentang adanya sebuah gelembung yang masih belum jelas apa itu tepatnya namun di perkirakan NASA itu adalah SuperBlackHole yang berada di tengah-tengah Galaxy kita yaitu bima sakti. Saat saya akan memposting berita ini di BLOG saya ternyata berita dari viva news telah duluan membuat berita tentang ini, maka untuk tahu penjelasan selanjutnya saya mengutip dari artikel di VIVAnews. Berikut beritanya :

VIVAnews – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) baru-baru ini menemukan  dua gelembung radiasi misterius  yang berada di pusat galaksi Bima Sakti.

Adalah teleskop luar angkasa Fermi yang telah menemukan dua gelembung besar yang timbul dari pusat galaksi Bima Sakti tersebut. Teleskop menunjukkan bahwa gelembung berisi radiasi sinar Gamma dan sinar-x tersebut, membesar masing-masing hingga 25 ribu tahun cahaya ke atas dan bawah cakram galaksi.

Diperkirakan, masing-masing gelembung radiasi di tiap sisi galaksi mengandung energi sekitar 100 ribu kali ledakan supernova. “Gelembung-gelembung itu berukuran sangat besar,” kata Doug Finkbeiner, pemimpin peneliti dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, yang menemukan gelembung itu, kepada New York Times.

Hingga kini bola energi itu masih diselimuti kabut misteri. Para ilmuwan masih belum berhasil mengidentifikasinya. Salah satu kemungkinan, seperti dilansir oleh situs Wired, gelembung itu disebabkan oleh adanya lubang hitam supermasif di pusat galaksi.

Dengan bobot yang diperkirakan lebih dari 4 juta kali massa matahari itu, lubang hitam tersebut dapat menyebabkan ledakan energi yang berbahaya bila materi yang mengelilinginya, jatuh ke dalam lubang hitam.

Ilustrasi gelembung radiasi di sekitar pusat galaksi Bima Sakti

Kemungkinan lainnya, gelembung itu disebabkan oleh ledakan bintang pada inti galaksi. Ledakan bintang semacam ini disebabkan oleh pelepasan energi oleh ledakan supernova dan angin antariksa, yang biasanya mengikuti sebuah episode dari formasi bintang. Diperkirakan ini terjadi sekitar 10 juta tahun yang lalu.

David Spergel, seorang pakar astrofisika dari Princeton, mengaku heran, karena gelembung yang besarnya nyaris menyamai galaksi Bima Sakti sendiri baru ditemukan belakangan.

“Gelembung ini menunjukkan bahwa aktivitas alam semesta ini penuh dengan kejutan,” kata Kepala tim Astrofisika NASA Jon Morse.

Apapun itu, yang pasti gelembung ini ditargetkan akan dapat diselidiki lebih lanjut oleh instrumen baru, termasuk oleh pesawat luar angkasa Planck (yang diluncurkan 2009), dan teleskop sinar-x eROSITA yang bakal diluncurkan pada 2012. Untuk melihat beritanya di situs nasa Klik di sini

Perihal arnstev
"Bless all forms of intelligence"

2 Responses to Gelembung Radiasi di Bima Sakti

  1. mulyana mengatakan:

    wow,its amaizing…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: