Mengenang Des Alwi


Pada Jum’at 12 November 2010, sang tokoh nasional yang tidak asing lagi dan juga merupakan perintis bagi terbangun Indonesia Merdeka yaitu. “Des Alwi” telah meninggal dunia dengan tenang. Beliau telah cukup melakukan banyak hal positif selama di dunia tidak hanya untuk beliau sendiri melainkan untuk segenap rakyat Indonesia lainnya. Beliau juga adalah seorang figure dan tauladan bagi banyak orang termasuk cucunya, “Des”. Berikut sedikit cerita oleh cucunya menjelang beliau wafat :

VIVAnews – Enam hari sebelum wafat, sejarawan Des Alwi sudah memberikan tanda-tanda akan pergi. Cucu Des, Farhas, mengingat hari-hari jelang ulang tahun ke-84 tahun kakeknya itu.

“Malam itu dia bolak balik, dari tempat tidur, kursi roda, tempat tidur, kursi roda. Dia sempat bilang: Saya mau pulang dari rumah sakit, saya mati nanti di hari Jumat,” kata Farhas mengulang perkataan kakeknya saat ditemui di rumah duka, Jumat 12 November 2010.

Des Alwi wafat Jumat subuh tadi dan meninggalkan empat anak dan enam cucu. Rabu lalu, lanjut Farhas, kakeknya sempat mau kabur dari rumah sakit sambil membawa selang infusan. Untungnya, seorang suster memergoki dia tengah memencet tombol lift. Saat ditanya mau kemana, Des menjawab enteng,”Mau ke Surabaya, upacara hari Pahlawan.”

Lalu, keesokan harinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat menelepon Des Alwi untuk menanyakan kabar. Dalam perbincangan itu, Des Alwi kembali melontarkan soal kematian. “Saya habis ini  (meninggal).”

Semula, Alwi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Namun, kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Des Alwi sempat menyatakan permintaan terakhir untuk dimakamkan di kampung halaman, Banda Naira, Maluku.

Des Alwi merupakan peraih Bintang Pejuang 45, Bintang Pejuang 50 dan Bintang Mahaputra Pratama 2000.

Berikut di bawah ini adalah sedikit Biografinya :

Nama:
Des Alwi Abubakar
Lahir:
Banda Naira, 17 Nopember 1927
Agama:
Islam
Jabatan:
Direktur Utama PT. Avisarti Film Corporation

Istri:
(Alm) Anne Marie Mambu (Lahir Tondano, 21 Maret 1929, Menikah, Jakarta, 8 Mei 1953)
Anak:
1. Karma Alwi (Alm)– Laki- laki
2. Mira Alwi – Perempuan
3. Tanya Alwi – Perempuan
4. Ramon Alwi – Laki- laki
7. Tempat & Tgl Lahir Anak:
1. Karma Alwi (Alm) Bern (Swiss) 17 Juli 1954
2. Mira Alwi Bern (Swiss) 30 Juni 1956
3. Tanya Alwi Hong Kong 02 Oktober 1960
4. Ramon Alwi Kuala Lumpur, Malaysia 27 Juni 1962

Pendidikan:
1. E.L.S lulus 1953-1941
2. IVELO (STM) lulus 1942-1945
3. British Institute of Technology London lulus 1947-1950
Pendidikan Pasca Sarjana
1. Philips NSF Advance School Hilversum Jan-Juli 1950 Hilversum
2. Special Antena Penyiaran Rombek ITB dan PT (Pos, Telegraph dan Telepon) 1951 Bandung

Pekerjaan:
1. Penterjemah Siaran Teknik dan Bahasa Asing RRI 1950-1951
2. Atache Press/Kebudayaan KBRI di Bern 1952-1956
3. Atache Press/Kebudayaan KBRI Australia 1956-1957
4. Atache Press/Kebudayaan KBRI Philipina 1957-1958
5. Operasi Khusus Tim Penyelesaian Konfrontasi
Indonesia-Malaysia (Dinas Diplomatik) 1965-1975
6. Komisaris Bank Danamon 1977-1981
7. Wakil Ketua PPFI (Pusat Persatuan Film Indonesia) 984-1987
8. Direktur Utama pt Avisarti Film Corporation 1974-sekarang
9. Wakil Ketua Bidang Energi & Pertambangan Kadin 1980
10. Direktur Utama PT Kaliraya Sari 1981-2000
11. Ketua Himpunan Masyarakat Banda 1981-1983
12. Ketua Yayasan Warisan dan Budaya Bunda 1988-sekarang
13. Ketua Yayasan 10 Nov’45 1990-sekarang
14. Wakil Ketua II Departemen Usaha Sea And Island
Resort DPP Gahawisri 1990-sekarang

Penghargaan:
– Bintang Pejuang 45 –
– Bintang Pejuang 50 –
– Bintang Mahaputra Pratama 2000

Alamat Kantor:
PT. Avisarti Film Corporation
10. Alamat Kantor dan No Telp : Jl. Narada No 36 Tanah Tinggi
Jakarta Pusat. Telp. 4251613
Fax. 4240151

Untuk melihat lebih, klik di “sini”

Perihal arnstev
"Bless all forms of intelligence"

One Response to Mengenang Des Alwi

  1. upert amanshah alwi mengatakan:

    cucu des alwi cuma 6, saya cucu des alwi, farhas itu cuma ingin nama, mengaku, mungkin tidak penting untuk orang, tapi saya merasa terhina dengan farhas. oportunis yang hanya mengaku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: