International Round-Up (Egypt Callamity)


Telah banyak hal yang terjadi di dunia sekarang khususnya di Timur Tengah untuk anda yang belum mengetahuinya, Mesir, Yordania, Yaman, Libya, dan beberapa negara Islam disekitarnya tengah bergejolak untuk sebuah revolusi dan perubahan dan sekarang masih terus terjadi demonstrasi besar-besaran, yang paling disorot dan menjadi perhatian dunia sekarang adalah di Mesir dan merupakan yang demonstrasi dan korban terbesar sepanjang sejarah Mesir, belum lagi di negara-negara seperti Yaman dan tempat lain yang memiliki pemerintahan korban terus berjatuhan sampai pemerintah Indonesia tengah berupaya untuk memulangkan WNI yang ada di sana. Demonstrasi masih berlanjut sekarang untuk meminta mundurnya rezim Hosni Mubarak yang telah memimpin selama tiga dekade.

Semua di mulai dengan sebuah inspirasi dari Revolusi yang juga baru terjadi di Tunisa, yang telah berhasil menggulingkan pemerintahan Diktator Ben Ali dimana dia telah memimpin selama 23 tahun dengan semena-mena dan menyengsarakan rakyat, hidup bermewah-mewah sementara uang rakyat terus dikeruk, merupakan negara Islam namun perempuan dilarang menggunakan hijab atau jilbab, dan yang jelas pro Amerika. Lalu rakyat Tunisia pun berani melawan pemerintahan ketika seorang tukang sayur membakar dirinya karena aparat dan pemerintah sangat menyulitkan hidupnya baca beritanya di sini. Sehingga menimbulkan rasa yang juga membakar amarah rakyat Tunisia yang selama ini terpendam dan terjadilah Revolusi itu.

Ada yang bilang Mesir dan Tunisia tersadarkan dengan puisi  yang dibuat oleh seorang Tunisia bernama Abo Al Qhassim Al Shabbi yang berjudul ” To the Tyrants of the World,” Baca beritanya di sini sehingga membangunkan rakyat Arab akan tirani yang telah dilakukan oleh kebanyakan negara-negara Arab yang bersekutu dengan Rezim Amerika.

Tapi apapun penyebabnya, Revolusi ini sangat memprihatinkan kita dan membuka mata dunia. Ratusan korban telah berjatuhan  Namun Mubarak juga masih belum mau mundur dia hanya merubah undang-undang negara dan seperti mengulur-ngulur waktu baca beritanya di sini,….. dan di sini dengan banyak omong kosongnya dalam pidato baru-baru ini. Namun rakyat Mesir tetap ingin dia turun sekarang dan berhenti. Sehingga mereka tetap berunjuk rasa untuk Mubarak segera turun. Kondisi diperparah ketika Militer pun sudah tidak lagi mendukung Mubarak Baca beritanya di sini

Seorang Aktivis dan pemenang Acedemy Award film Michael Moore memberitahukan di Blognya bahwa Presiden Obama dan Administrasi Amerika yang memaksa Mubarak agar jangan turun Baca beritanya di sini Amerika sangat khawatir Mesir akan dikuasai Islam setelah turunnya Mubarak, dimana memang selama ini Mesir menjadi sekutu utama Amerika di Timur Tengah setelah Israel dan juga selama ini Mesir menuruti keinginan Israel untuk memblokade akses dan bantuan ekonomi langsung ke GAZA sehingga rakyat gaza pun dalam kesusahan. Selama ini Amerika ternyata menjalin kebijakan dengan Mesir untuk membawa tawanan yang dicurigai teroris tanpa melalui proses legal terlebih dahulu dan juga kebijakan Rendisi Baca beritanya di sini,….dan di sini.  Kejahatan Mubarak dan hubungannya Amerika dapat anda lihat pada rilis memo diplomatik AS terbaru oleh Wikileaks yang dikeluarkan juga untuk mendukung turunnya Rezim diktator mesir itu Baca beritanya di sini,….dan pada facebooknya. Ketakutan Israel juga jelas tampak pada Baca beritanya di sini,…di sini,…dan di sini.

Koneksi Internet negara diputuskan, hubungan telepon juga sulit tersambung bahkan text message juga tidak bisa. Namun karena dunia ingin tahu perkembangan mesir dan terus terUpdate maka Google,Twitter dan Saynow pun berkerjasama Baca berita di sini mereka menciptakan suatu cara agar rakyat mesir dapat memposting tweet tanpa harus terkoneksi ke internet, yaitu dengan menggunakan sambungan telepon dengan sebuah pesan suara yang bisa di rubah oleh Saynow menjadi posting text di Twitter nantinya.

Terjadi Dilema pada AS antara dia tidak setuju dengan pemerintahan ditator dan otoriter karena HAMnya dengan sebuah kerjasama Timur Tengah yang diperlukan AS dalam perang melawan terornya ini.

Michael Moore di Blognya mengatakan apa saja yang akan terjadi oleh AS jika Mubarak mundur Baca beritanya di sini

 

Untuk anda yang ingin terus memantau perkembangan terbaru di Mesir anda dapat mengikutinya secara live 24 jam pada website yang saya temukan di bawah ini :

http://blogs.aljazeera.net/middle-east/2011/01/31/live-blog-feb-1-egypt-protests

http://www.france24.com/en/20110201-live-blogging-egyptian-protesters-call-one-million-protest-demonstrate-cairo

http://www.tvone.co.id/

http://arrahmah.com/

 

Perihal arnstev
"Bless all forms of intelligence"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: