Era Perang Informasi (Cyber War)


Siapkah negara kita? Jika dilihat dari perkembangan negara sekarang yang sedang sibuk dengan urusan internalnya sendiri sepertinya tidak. Sedangkan negara lain telah mengumpulkan para ahli IT dan hacker untuk menjadi pasukan Cyber untuk melakukan Cyberwarfare, negara kita masih terbuka untuk diserang. Contoh sederhananya saja seperti situs Polri yang dibobol. sangat mudah dibobol dengan SQLI dan karena itu database para anggota polri pun pasti diketahui, surat2 elektronik yang sensitif, dan project rahasian pun bisa diketahui.

Begitu pula dengan negara kita yang bisa saja sudah dipantau oleh negara lain dengan memasang “BackDoor” di komputer militer pertahanan indonesia atau bahkan komputer presiden sendiri.  Dalam hal ini terlihat pemerintah belum memandang serius  masalah ini. Jika dibiarkan maka Indonesia menjadi Vulnerable untuk diserang. Bahkan Amerika sendiri sangat sering di serang oleh hacker individu, hacker Group, bahkan negara lain seperti beritanya #1, #2, #3, #4.

Cyberwarfare mengacu pada motif politik hacking untuk melakukan sabotase danspionase. Ini adalah bentuk perang informasi kadang-kadang terlihat sebagai sejalan dengan perang konvensional walaupun analogi ini kontroversial untuk keduakeakuratan dan motivasi politiknya.

Cyberwarfare telah telah didefinisikan oleh pemerintah ahli keamanan Richard A.Clarke, dalam bukunya Perang Cyber ​​(Mei 2010), sebagai “tindakan olehnegara-bangsa untuk menembus komputer lain negara itu atau jaringan untuk tujuan menyebabkan kerusakan atau gangguan.”

Mungkin untuk seorang IT seperti saya sendiri langkah – langkah untuk keamanan adalah dimulai dari :

sikap dalam Dunia maya adalah tetap “Anonymous”(well utk di blog sepertinya yg lain sudah tahu saya), setting privasi, penggantian password setiap 6 bulan sekali atau membuat karakter password yang sulit di crack seperti dengan gabungan angka-huruf-simbol.

Dalam lingkungan perusahan / instansi / negara : enskripsi file dan folder penting, pengaktifan FireWall, anti mallware, virus dan trojan. perbaikan kebocoran website yang vulnerable . dan tentu saja beberapa orang ahli Security yang bisa menjaga komputer tetap aman dan yang bisa menyerang balik penyerang komputer.

Perihal arnstev
"Bless all forms of intelligence"

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: